SIFAT-SIFAT SETAN

Salah satu musuh manusia yang paling nyata adalah Setan, dan sebagai musuh kita, harus tahu apa saja  5 ciri-ciri dari Sifat Setan, agar tidak ada di dalam diri kita.

Sifat Setan ke-1 “PERSELISIHAN” akibat perkataan yang tidak Baik

Dijelaskan di dalam Al-Qur’an surat Al-Isra(17) ayat 53:

Dan katakanlah kepada Hamba-hambaku, “Hendaklah mereka mengucapkan Perkataan yang Baik (Benar). Sesungguhnya Setan itu menimbulkan perselisihan diantara mereka. Sesungguhnya Setan itu musuh nyata bagi manusia”

-> Tafsiran: Jadi janganlah Mengatakan sesuatu yang tidak baik. “Lebih Baik Diam” agar tidak menimbulkan perselisahan dengan orang lain, dan apabila kita mengeluarkan Kata yang Tidak Baik, dan pada akhirnya menyebabkan perselisihan sekecil apapun. Maka SIFAT SETAN yang satu ini ada di dalam diri kita”

Waspadalah.. Waspadalah..

dan bersyukurlah apabila dalam diri kita tidak ada sifat Setan yang pertama, tapi jangan lengah setan akan terus menggoda dengan:

Sifat Setan Ke- 2 “BERBUAT JAHAT ATAU KEJI”

Dijelaskan di dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah(2) ayat 169:

“Sesungguhnya Setan itu hanya menyuruh kamu berbuat Jahat dan Keji, dan mengatakan kepada Allah yang tidak kamu ketahui”

->Tafsiran: Berbuat kejahatan adalah sebuah perbuatan yang biasanya merugikan orang lain, sekecil apapun kerugiannya akibat dari perbuatan tidak baik itu bisa di sebut kejahatan. apakah sifat Setan yang kedua ada di dalam diri kita ini?

Waspadalah.. Waspadalah..

dan bersyukurlah apabila dalam diri kita tidak ada sifat Setan yang pertama,  dan kedua, tapi jangan lengah setan akan terus menggoda dengan:

Sifat Setan Ke- 3 “KIKIR / PELIT”

Dijelaskan di dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah(2) ayat 268:

“Setan menjanjikan (menakut-nakuti) Kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (KIKIR), sedangkan Allah menjanjikan untukmu ampunan dari-nya dan Karunia. dan Allah Maha Luas (Karunia-nya) lagi maha mengetahui.

->Tafsiran: Islam memerintahkan bagi orang yang BERTAQWA untuk meng-Infakan (menafkahkan) sebagian Rezeki yang di berikan Allah, Baik di waktu Lapang dan sempit.

seperti yang dijelaskan dalam Al-Qur’an surat Ali-Imran(3) ayat 134:

“Orang-Orang yang menafkahkan (Harta-nya), baik di Waktu Lapang maupun Sempit, dan Orang-Orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan”

Berarti jikalu kita mengaku sebagai orang ISLAM yang BERTAQWA harus menginfakan sebagian Rezekinya. walau hanya “Rp. 100,-” yang penting Ikhlas. dan Sifat Setan yang ketiga itulah yaitu KIKIR dapat menghambat orang untuk berbuat kebajikan. Apakah sifat KIKIR ada di dalam diri kita?

Waspadalah.. Waspadalah..

dan bersyukurlah apabila dalam diri kita tidak ada sifat Setan yang pertama,  kedua, dan ketiga tapi jangan lengah setan akan terus menggoda, setelah kita tidak Kikir hati-hati dengan godaan Setan yang selanjutnya.

Sifat Setan Ke- 4 “BOROS”

Dijelaskan di dalam Al-Qur’an surat Al-Isra(17) ayat 26-27:

“Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang dalam perjalanan, dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros” (26)

“Sesengguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara Setan dan Setan itu adalah sangat Ingkar kepada tuhannya”(27)

-> Tafsiran: Menafkahkan sebagian Rezeki di Jalan Allah sangat, baik tetapi ingat jangan melebihi batas kemampuan, sehingga menimbulkan sifat pemboros. “ISLAM tidak memberatkan umatnya dalam berbuat kebaikan” , dan kita instropeksi diri apakah sifat Setan yang keempat ini ada pada diri kita?

Waspadalah.. Waspadalah..

dan bersyukurlah apabila dalam diri kita tidak ada sifat Setan yang pertama,  kedua,  ketiga dan keempat tapi jangan lengah setan akan terus menggoda,  hati-hati dengan godaan Setan yang selanjutnya.

Sifat Setan Ke- 5 “RIYA(Tidak Ikhlas untuk ALLAH SWT”

“Hai orang – orang yang beriman , janganlah kamu menghilangkan ( pahala ) sedekahmu dengan menyebut – nyebutnya dan menyakiti ( perasaan sipenerima ) , seperti orang yang menafkahkan hartanya karena RIYA kepada manusia dan dia tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian . maka perumpamaan orang itu seperti batu licin yang di atasnya ada tanah , kemudian batu itu ditimpa hujan lebat , lalu menjadilah dia bersih ( tidak bertanah ) . mereka tidak menguasai sesuatupun dari apa yang mereka usahakan, dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang – orang yang kafir”

->Tafsiran: Ketika seseorang Riya, maka Setan membelengu Hati mereka, dan apa yang sebenarnya kita tujukan untuk Allah, namun karena ingin terlihat baik dimata Manusia, maka tujuan terhadap Allah-pun terhapuskan.

PESAN ^_^: Supaya kita tidak mudah terkena Godaan Setan, dan menjadikan Sifat Setan berada di dalam diri kita maka selalulah, setiap waktu mengingat ALLAH dan memohon perlindungannya.

Sseperti yang di jelaskan dalam Al-Qur’an surat Al-Araf (7) ayat 200:

“Dan jika Kamu di timpa sesuatu Godaan Setan, Maka berlindunglah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar, lagi Maha Mengetahui”

INGAT:

A’udzu billahi minas syaithanirrajim

(Aku Berlindung Kepada ALLAH dari godaan Syaitan yang terkutuk)

About these ads

About irfan b'e

-Mencintai Allah SWT -Mencintai Nabi Muhammad SAW -ISLAM Agama Aku -Al-Qur'an Aturan Hidupku -As-Sunnah Petunjuk Hidupku -Ngaji di ROEMAH NGADJI Gerlong -Kerja di YOMART Mini Market Bag. Graphic Design -Pernah Siaran.. (Announcer)

Posted on Juni 10, 2011, in PENGKAJIAN AL-QUR'AN AYAT BILL AYAT. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: